Pengunjung Edufair di ACC Membludak, Kantin Fakultas Laku Keras

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Antrean pengunjung yang ingin masuk ke ruang utama venue acara tampak mengular (Foto: LPDP)

UNAIR NEWS – Acara LPDP Edufair 2016 pada Kamis (4/2) yang menyedot sekitar 10.500 peserta memiliki “dampak ekonomi” yang kongkret. Hal itu terlihat dari jumlah pengunjung kantin-kantin fakultas yang ada di sekitar Airlangga Convention Center (ACC), venue kegiatan tersebut. Penjual pun meraup untung yang menjanjikan.

Berdasar pantauan Unair News, mereka berasal dari berbagai kota di Jawa Timur. Tak hanya Surabaya. Namun juga, Pasuruan, Lamongan, Gresik, Bojonegoro, Tuban, dan lain sebagainya. Tak ayal, civitas akademika yang biasa beli makan siang di kantin-kantin tersebut mesti rela “berbagi” dengan mereka.

Sejak awal, banyaknya peserta LPDP Edufair 2016 memang sudah terlihat. Antrean menuju ruang utama kegiatan sudah mengular sejak pagi. Kegiatan ini sangat menarik karena mensosialisasikan beasiswa kebanggaan Indonesia: LPDP.

Lebih dari itu, terdapat booth dari kampus dalam negeri maupun internasional. Yang menarik, kampus-kampus itu enawarkan program dan kegiatan kampus melalui kelas-kelas pararel. Terdapat setidaknya empat kelas pararel. Ditambah, simulasi test bahasa Inggris.

Wakil Rektor III UNAIR Prof. Mochammad Amin Alamsjah, Ir., M.Si., Ph.D (kanan) dan D. Zawawi Imron di venue acara (Foto: UNAIR NEWS)
Wakil Rektor III UNAIR Prof. Mochammad Amin Alamsjah, Ir., M.Si., Ph.D (kanan) dan D. Zawawi Imron di venue acara (Foto: UNAIR NEWS)

“Saya sedang mencari kampus buat S3. Sekaligus, mencari cara buat daftar beasiswa LPDP,” kata Mahasiswa S2 MMT ITS asal Cerme Gresik bernama Muhammad Husein saat ditemui di ACC.

Budayawan D. Zawawi Imron sempat hadir untuk memberi arahan singkat pada para pengunjung Edufair. Salah satu yang jadi pokok bahasannya adalah tentang lokalitas kedaerahan. Dia mengatakan, meskipun ada pengunjung yang berasal dari daerah yang selama ini dianggap pelosok, sama sekali tidak menyempitkan kesempatan meraih sukses.

“Siapapun berhak menjadi dan meraih sukses. Yang penting berdoa dan berusaha,” kata dia. (*)

Penulis: Rio F. Rachman

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu