Staf, Bekerjalah dengan Sifat Rasulullah: STAF

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
USTADZ KH. Abdurrahman Navis, Lc, MHI (kanan) ketika menyampaikan tausyiahnya dalam pengajian rutin bulanan UNAIR. ( Foto: Inda Karsunawati)

UNAIR NEWS  Pengajian rutin bulanan Universitas Airlangga kali ini menghadirkan KH. Abdurrahman Navis, Lc, MHI. Acara yang digelar di Aula Garuda Mukti, Gedung Rektorat UNAIR, hari Kamis (28/1) itu mengangkat tema ”Momen Tahun Baru 2016 Guna Memotivasi Pegawai dalam Beribadah dan Bekerja.”

“Makna momen tahun baru adalah keimanan, kinerja, dan prestasi harus lebih baik dari sebelumnya. Seperti yang disampaikan Sayyidina Ali: barang siapa hari ini sama dengan hari kemarin, ia termasuk orang yang merugi. Barang siapa yang hari ini lebih buruk dari hari kemarin, ia termasuk orang yang celaka, dan barang siapa hari ini lebih baik dari hari kemarin, itulah orang yang beruntung,” ujar Ketua Bidang Fatwa MUI Jawa Timur tersebut membuka ceramahnya.

Di depan ratusan jamaah para pegawai UNAIR, alumnus jurusan dakwah Universitas Riyadh ini mengingatkan agar selalu melihat ke atas dalam hal ibadah dan melihat ke bawah dalam hal harta. Dalam hal ibadah, kita harus melihat yang lebih baik dari kita sehingga semakin semangat melakukannya dan terhindar dari sikap sombong. Sementara dalam hal harta, kita harus melihat yang di bawah kita sehingga terhindar dari sikap tamak.

Bagi orang-orang yang beriman, mereka menyadari bahwa mereka diciptakan semata-mata untuk beribadah kepada Allah, sesuai dengan firman-Nya dalam Q.S. Ad Dzariyat ayat 56. “Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan untuk beribadah kepada-Ku.”

Ibadah yang dimaksud disini sangat luas. Ada empat macam ibadah, yaitu ibadah qauliyah (dengan ucapan), fi’liyah (dengan perbuatan), maliyah (dengan harta), dan imsakiyah (dengan menahan diri). Segala hal yang diniatkan untuk Allah adalah bentuk ibadah. Bekerja adalah ibadah jika diniatkan karena Allah dan tidak bertentangan dengan aturan Allah.

Ustad Navis menuturkan, sebaik-baik motivasi bekerja adalah ikhlas karena Allah, nanti Allah yang akan memberikan rezeki. “Allah kasih rezeki kepada hamba-Nya dengan tiga cara. Pertama sesuai dengan pekerjaannya. Kedua, bonus bagi yang bersyukur, dan terakhir dari jalan yang tidak disangka-sangka,” papar Ustad Navis.

Agar bisa bekerja dengan optimal, Ustad Navis berpesan agar staf UNAIR memiliki sifat STAF, yaitu seperti sifat Rasulullah, Siddiq (benar), Tabligh (menyampaikan), Amanah (bisa dipercaya), dan Fathonah (cerdas). Bekerja dengan benar, sesuai dengan tanggungjawab, dan inovatif akan membuat kinerja lebih optimal.

“Staf harus berani menyapaikan inovasi kepada atasan, itu juga untuk mempercepat perbaikan,” jelas Ustad Navis. (*)

Penulis : Inda Karsunawati
Editor : Bambang Bes

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Replay

Close Menu