Awardee LPDP Surabaya Jual Pakaian Untuk Baksos

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Aktifitas penjualan pakaian yang dilakukan para awardee di pasar Karang Menjangan beberapa waktu lalu (Foto: dokumentasi Sumriyah)

UNAIR NEWS – Sejak November 2015, sejumlah penerima beasiswa atau awardee Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) di Surabaya punya kegiatan rutin tiap Minggu pagi. Yakni, berjualan pakaian di Pasar Karang Menjangan.

Pakaian-pakaian itu adalah sumbangan dari para donatur. Ada yang “second” tapi masih sangat layak pakai, ada pula yang masih baru. Hasil dari berdagang seratus persen akan disalurkan untuk bakti sosial (Baksos).

“Kegiatan kami selama ini merupakan rangkaian dari Baksos bertajuk Baktiku Untuk Negeri. Sasarannya, penduduk yang kurang mampu di Desa Pasirluyu, Kelurahan Pinggirsari, Kecamatan Arjasari,Kabupaten Bandung Selatan, Jawa Barat,” kata Sumriyah, awardee LPDP yang sekarang kuliah di program magister Fakultas Hukum UNAIR saat diwawancara Rabu lalu (20/1).

Perempuan kelahiran pulau garam itu menjelaskan, kegiatan tersebut adalah gerakan dengan level nasional. Program ini digagas oleh para awardee LPDP angkatan 27. Sebagian dari mereka berkuliah di UNAIR.

Tidak hanya di Surabaya. Di kota lain aktifitas serupa dilaksanakan. Namun, bentuk kongkret penggalangan dana bervariasi. Misalnya, mereka yang di Bandung, memilih berjualan kalender.

Puncak Baksos di Bandung Selatan dihelat pada 13 Februari 2016 mendatang. Bila hingga H-7 masih ada pakaian yang belum terjual, sisa tersebut akan langsung dibagi pada yang membutuhkan di lingkup Surabaya.

Nantinya, selain menyalurkan sumbangan hasil penggalangan dana, sejumlah kegiatan positif lain bakal dilakukan. Antara lain, pengobatan gratis, konsultasi kesehatan dengan paramedis, pemeriksaan tekanan darah, pengecekan gula darah, kolesterol, asam urat, dan check up lain yang akan disesuaikan dengan riwayat kesehatan pasien. Ada pula kegiatan pembagian obat-obatan.

Dilaksanakan pula aktifitas penanaman nilai pendidikan karakter pada anak-anak. Juga, penanaman nilai optimisme melalui pemutaran video motivasi, workshop pembuatan kerajinan tangan, lomba cerdas cermat, dan pembagian alat tulis, buku bacaan serta seragam sekolah. (*)

Penulis: Rio F. Rachman

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Replay

Close Menu