Kunjungan Siswa SMA, Alumni UNAIR Beri Motivasi_3
Foto bersama guru-guru SMAN 3 Bojonegoro dengan Moch. Jalal, S.S., M.Hum, alumni SMAN 3 Bojonegoro (tiga dari kiri) , perwakilan PPMB, dan ketua PIH UNAIR (kanan)
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Sebanyak 317 pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) berkunjung ke Universitas Airlangga pada Rabu (13/1). Pelajar pengunjung itu masing-masing terdiri dari 150 pelajar SMAN 3 Bojonegoro, dan 167 pelajar SMAN Jogoroto, Jombang.

Pelajar kelas XII dan guru pendamping itu diterima oleh staf Pusat Informasi dan Humas (PIH), dan staf Pusat Penerimaan Mahasiswa Baru (PPMB) UNAIR di Ruang Kahuripan 300, Kantor Manajemen UNAIR. Di UNAIR, mereka mendapatkan informasi umum tentang UNAIR, seleksi penerimaan mahasiswa baru, dan motivasi dari alumni sekolah.

Perwakilan dari PPMB UNAIR, Dr. Zainal Arifin, M.Si, dalam materinya, mengimbau kepada para pelajar dan pihak guru untuk mengecek informasi pendaftaran terbaru. Apalagi, pada tanggal 15 Januari 2016, rencananya pihak Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi RI akan mengumumkan informasi resmi terkait Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).

“Adik-adik jangan bosan lihat web karena pada tanggal 15 Januari 2016, info SNMPTN akan di-launching,” tutur Zainal.

Selain itu, Zainal juga menyampaikan kepada para guru pendamping untuk senantiasa membantu anak didiknya untuk menentukan program studi yang tepat. Hal ini dilakukan agar para siswa tak hanya berfokus pada prodi-prodi seperti Pendidikan Dokter ataupun Akuntansi.

“Saya imbau kepada guru Bimbingan Konseling (BK) untuk menyusun strategi kepada siswa. Prinsipnya adalah semua prodi itu baik. Asal sesuai dengan minat, bakat, dan kemampuan siswanya,” imbau Zainal kepada para siswa dan guru.

Dalam kunjungan itu, Moch. Jalal, S.S., M.Hum, yang juga alumni SMAN 3 Bojonegoro sekaligus dosen Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, UNAIR, juga turut memberikan sepatah kata motivasi kepada pelajar.

“Kalian harus menjadi yang terbaik di tempat Saudara berada. Saran saya, jangan fokus pada prodi-prodi favorit karena pengguna (stakeholder) tidak hanya melihat itu. Pilih jurusan atau kuliah yang ringan namun bisa mengembangkan softskill atau potensi Anda,” tutur Jalal.

Ida Muraini, guru SMAN 3 Bojonegoro, mengatakan bahwa pihaknya senang ada alumni dari sekolahnya yang menjadi orang sukses. Oleh karena itu, dirinya tak lelah mendorong para siswanya untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi. (*)

Penulis : Defrina Sukma Satiti
Editor : Inda Karsunawati

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone