Nilai TOEFL-mu Jelek? Ini Cara Meningkatkannya

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
toefl
Foto: britishcouncil.org.eg

UNAIR NEWS – Di era globalisasi ini, nilai TOEFL menjadi salah satu hal yang cukup penting. Kerap kali skor kemampuan bahasa inggris menjadi salah satu syarat memeroleh beasiswa dan melaamar pekerjaan. Umumnya, skor yang diminta adalah 500 atau lebih. Angka itu sudah dianggap lumayan baik.

Mahasiswa pun dituntut mampu berbahasa inggris. Sebab, terdapat banyak literatur perkuliahan yang memakai bahasa negeri Ratu Elizabeth tersebut. Terlebih, kampus di Indonesia sering melakukan kerjasama dengan pihak dari luar negeri. Tak ayal, bahasa internasional wajib dikuasai civitas akademika.

Bertolak dari fakta bahwa bahasa Inggris bersifat urgen, sedangkan TOEFL merupakan alat ukurnya, kali ini akan dijelaskan sejumlah tips meraih skor TOEFL yang memuaskan.

1. Nonton Film dan Mendengarkan Musik Berbahasa Inggris

Belajar bahasa inggris dapat melalui film yang menggunakan subtitle english. Sehingga, kita dapat belajar menerjemahkan sendiri pembicaraan yang ada di film. Selain itu, bisa pula melatih listening skills secara langsung. Termasuk, menambah kosa kata. Bisa juga dengan mendengarkan lagu-lagu berbahasa inggris lalu mulai mencari terjemahan arti lagu tersebut.

2. Niat

Adanya keinginan dan kepercayaan diri adalah faktor yang sangat penting. Maka itu, timbulkan rasa keinginan yang kuat untuk dapat menguasai bahasa Inggris. Setelah itu, mantapkanlah niat. Bila sudah berniat, senangilah kegiatan itu. Karena apa yang akan kita lakukan harus dapat membuat kita senang. mudah-mudahan, kita mendapatkan hasil yang memuaskan.

3. Sesuaikan cara belajar

Nilai kepribadian sendiri. Telaah, apakah kita termasuk orang yang suka membaca, melihat atau mendengarkan. Lalu, lakukan hal yang kamu suka untuk membuat dirimu nyaman dan senang untuk mengerjakan sesuatu. Termasuk, soal belajar. Bila gemar membaca, bacalah literatur berbahasa Inggris. Bila suka melihat, lihatlah film berbahasa Inggris. Bila hobi mendengarkan, dengarkanlah musik dengan lirik bahasa Inggris. sesuaikan dengan kemampuan dan kesenangan. Seringlah bangun pagi dan tidur lebih awal. Tujuannya, memaksimalkan waktu untuk belajar.

4. Lakukan dengan Rutin

Karena tidak ada suatu hal yang bisa dikerjakan secara mendadak. Semua butuh proses. Belajar dengan rutin merupakan salah satu cara untuk membuat kita terbiasa dan mudah untuk memahami. Juga, menjadikan kita tidak mudah untuk melupakan. Lakukan terus menerus dan jangan berhenti. Karena ketika kamu berhenti dan tidak belajar lagi, proses dan hasil yang ingin dicapai akan berubah.

5. Seringlah menambah kosakata

Dengan terus menerus menambah vocabulary, kita akan semakin mudah untuk memahami dan mengartikan suatu bentuk kalimat bahasa Inggris. Apabila ada kosakata yang rancu, cobalah untuk mencari tahu dengan google translate. Bisa juga, dari kamus atau kawan. Tujuannya, mengetahui arti yang lebih pas dalam kalimat tersebut. Namun, yang utama adalah menemukan kata yang masih rancu itu. Cobalah lihat kata sebelum dan sesudahnya. Lalu, gabungkan. Jadi, tidak diterjemahkan satu persatu.

6. Tahapan Tes TOEFL

Setidaknya, ada 4 tahapan dalam tes TOEFL. Yakni, writing, listening, structure dan reading. Untuk melatih kemampuan writing, bisa dengan menulis apa yang kita dengarkan dalam bahasa Inggris. Listening, dengan cara mendengarkan lagu atau orang yang sedang berbicara bahasa inggris lalu berupaya mengartikannya. Belajar structure, dengan mendengarkan orang yang sedang berbahasa inggris yang baik dan benar. Sedangkan untuk reading, dapat dilatih dengan membaca novel-novel yang kalian suka namun dalam bentuk bahasa inggris. Nah dengan itu semua, lama-kelamaan akan menambah kosakata baru. Pada suatu kesempatan tes, ketika hasilnya keluar, lihatlah nilai apa yang kurang maksimal. Coba perbaiki dan kembangkan kemampuan di bidang tersebut. (*)

Penulis: Khansaa K. Najla
Editor: Rio F. Rachman

This post is also available in: English

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave a Replay

Close Menu