Membuka Wawasan Global Bersama University of Rhode Island

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Prof. Djoko Santoso, dr., Ph.D., Sp.PD., K-GH memberikan souvenir pada perwakilan URI Profesor Jennifer Gail Audette (Foto: Alifian Sukma)

UNAIR NEWS – Prosesi pembukaan University of Rhode Island (URI) and UNAIR Global Health Joint Program digelar di ruang 301 gedung manajemen Senin pagi (11/1).  Kegiatan yang bakal berlangsung selama empat hari (11-14 Januari 2016) ini dibuka oleh Wakil Rektor I UNAIR Wakil Rektor I Prof. Djoko Santoso, dr., Ph.D., Sp.PD., K-GH.

“Program ini tidak terbatas pada belajar maupun mengajar saja. Namun, di dalamnya ada tukar pengalaman. Dan bukan tidak mungkin, nantinya bakal ada riset bersama yang lebih komprehensif. Kegiatan ini pasti bermanfaat bagi UNAIR maupun University of Rhode Island Amerika Serikat,” kata dia.

Djoko menambahkan, problem kesehatan global itu berkutat pada sejumlah aspek. Antara lain, budaya, perubahan iklim, dan sumber daya manusia. Tiga aspek itu turut mempengaruhi kualitas kesehatan di seluruh dunia. Memang, level tiap negara berbeda-beda. Namun, secara umum, pengkajian detail tentang ini pasti tidak lepas dari ketiganya.

Para peserta program melakukan sesi foto bersama (Foto: Alifian Sukma)
Para peserta program melakukan sesi foto bersama (Foto: Alifian Sukma)

Setidaknya ada 12 mahasiswa dan dua profesor dari URI yang akan saling berbagi dengan civitas akademika di UNAIR selama empat hari ini. Profesor dari URI Jennifer Gail Audette mengatakan, kesempatan berkunjung ke Indonesia kali ini pasti bakal memberi wawasan baru bagi para mahasiswanya. “Pengetahuan yang bersifat global adalah sebuah keharusan di zaman sekarang ini. Kita mesti terbuka dengan referensi baru di  negara lain,” papar dia. “Kami pasti akan menikmati waktu di UNAIR. Teman pasti akan bertambah. Demikian pula dengan ilmu yang kami miliki,” imbuh Gabrielle Rate, mahasiswa keperawatan URI.

Selama empat hari akan ada seminar kesehatan, sharing session, dan sejumlah kunjungan. Misalnya, ke Puskesmas Mulyorejo, Rumah Sakit UNAIR, Posyandu Manyar Sabrangan, Lab. Pythopharmacy, dan ITD UNAIR. Selain itu, dilaksanakan pula kunjungan ke Mojokerto dan Tulungagung untuk mengamati kondisi di bidang kesehatan publik di sana. (*)

Penulis : Rio F. Rachman

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu