Beberapa Langkah Awal Memburu Beasiswa

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
beasiswa
Foto: all50medical.com

UNAIR NEWS – Pendidikan adalah pondasi kemajuan bangsa. Seperti kita ketahui, sejarah perjuangan bangsa melawan penjajah diinisiasi oleh kaum terpelajar. Jika dulu pendidikan hanya diperuntukkan bagi kaum bangsawan, kini semua kalangan punya kesempatan yang sama untuk belajar.

Sudah banyak lembaga, institusi, baik plat merah maupun swasta, yang menawarkan beasiswa pendidikan sampai jenjang doktor. Mulai kursus singkat hingga pendidikan bertahun-tahun.

Kuliah dengan beasiswa menjadi impian banyak orang. Khususnya, bagi yang memiliki keterbatasan biaya. Berikut sejumlah langkah awal memburu beasiswa. Mudah-mudahan bermanfaat.

1. Kumpulkan informasi

Informasi beasiswa bisa didapatkan melalui internet dengan memasukkan kata kunci yang relevan. Misalnya, ingin mencari beasiswa S1, masukkan kata kunci beasiswa S1.

Selain itu, saat ini banyak website yang disediakan bagi para pencari beasiswa, seperti Beasiswa Pascasarjana, Scholarship Position, dan sebagainya. Biasanya, website tersebut menyediakan layanan milis untuk mendapatkan update informasi melalui email sesuai dengan kriteria beasiswa yang diinginkan. Kita bisa memasukkan kriteria beasiswa, seperti jenjang pendidikan, jurusan, hingga jenis beasiswa (penuh atau sebagian).

2. Menyeleksi informasi

Dengan banyaknya informasi beasiswa yang kita dapatkan, selanjutnya kita bisa memilih beasiswa yang paling sesuai dengan kemauan dan kemampuan. Cermati persyaratan, deadline pendaftaran, serta besaran dan durasi beasiswa.

3. Persiapan administrasi

Setelah menentukan beasiswa apa yang akan kita lamar, selanjutnya adalah mempersiapkan semua persyaratan. Terutama, persyaratan administrasi. Syarat-syarat administrasi ini di antaranya ijazah dan transkrip, portofolio, bukti prestasi, surat rekomendasi, rencana studi, kemampuan bahasa, dan lain sebagainya.
Saat ini, hampir semua beasiswa mensyaratkan kemampuan Bahasa Inggris. Kadang-kadang beberapa beasiswa di negara dengan bahasa selain Bahasa Inggris, mensyaratkan pelamar menguasai bahasa asli negara tersebut.

4. Pelajari tahapan seleksi

Tahapan seleksi masing-masing beasiswa berbeda. Ada beasiswa yang hanya menyeleksi pelamar dari persyaratan administrasi, ada yang mengadakan tes tulis sampai wawancara.

Jika hanya dilakukan seleksi administrasi, pastikan bahwa persyaratan yang Anda kumpulkan lengkap dan relevan dengan beasiswa yang Anda lamar. Cantumkan pengalaman penelitian Anda yang sesuai dengan jurusan yang Anda tuju untuk meyakinkan reviewer bahwa Anda bisa menyelesaikan studi dengan baik.

Rencana studi juga menjadi salah satu poin yang harus diperhatikan. Reviewer memilih pelamar yang sudah memiliki rencana studi yang jelas. Sehingga, bisa dipetakan penerima beasiswa akan berkontribusi di mana.

Jika ada tahapan tes tulis, pelajari materinya. Biasanya pihak pemberi beasiswa memberikan kisi-kisi ujian tulis. Untuk wawancara, lebih mengarah pada penggalian informasi tentang diri pelamar. Mulai dari keluarga, motivasi belajar hingga cita-cita.

5. Manfaatkan relasi

Langkah kelima ini bisa menjadi yang terpenting dari keempat langkah sebelunya. Jika Anda memiliki kakak kelas yang  mendapatkan beasiswa sama dengan yang Anda minati, Anda bisa bertanya dan meminta saran padanya. Hal ini tentu memudahkan dan dapat memperbesar peluang Anda mendapatkan beasiswa.

Selamat mencoba. Semoga berhasil! (*)

Penulis: Inda Karsunawati

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Replay

Close Menu