Hijaukan Kampus dengan Berkebun, Siapa Takut?

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
lingkungan
Tim FEB Berkebun bersiap menanam bibit tanaman jambu biji di taman dekanat FEB. (Foto: Unair News)

Ada satu komunitas berbasis lingkungan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga. Namanya, FEB Berkebun. Sekelompok mahasiswa FEB yang bergerak untuk mengubah wajah kampus yang kurang hijau menjadi lebih asri dengan tanaman-tanaman.

Siapa yang tak suka dengan pemandangan hijau yang dapat menyegarkan mata dan pikiran di tengah kampus yang terletak di kota? Semua orang, apalagi warga kampus pasti membutuhkan ruang terbuka yang didominasi tanaman hijau untuk melepas penat setelah berpikir keras. Fakultas Ekonomi dan Bisnis punya satu komunitas menarik yang bergerak di bidang lingkungan. Komunitas itu bernama FEB Berkebun.

Awalnya, FEB Berkebun dibentuk oleh Dr. Muryani MEMD yang merupakan salah satu staf pengajar FEB yang aktif di bidang lingkungan. Sejak berdirinya FEB Berkebun, komunitas ini memiliki 28 mahasiswa aktif FEB dengan visi yang sama untuk menjadikan FEB sebagai salah satu ecocampus di Surabaya.

FEB terletak di tengah kota dan merupakan salah satu contoh urban campus. Kampus dengan lahan yang sempit, terletak di tengah kota dan dikelilingi hiruk-pikuknya, membutuhkan udara bersih untuk mendukung proses pembelajaran. FEB Berkebun ingin mengubah hal tersebut dengan berbagai kegiatan yang telah diselenggarakan.

Agenda FEB Berkebun

Kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh FEB Berkebun adalah memantau tanaman pemberian dari Dirmawa UNAIR yang ditanam di taman dekanat, Griya Krida Mahasiswa, dan taman belakang FEB.

Berbagai agenda telah dirancang oleh para pengurus. FEB Berkebun mempunyai agenda besar untuk menata ulang empat taman yang ada di FEB. Agenda besar pertama adalah menata taman GKM agar mahasiswa bisa menghabiskan waktunya lebih lama dan nyaman. Agenda kedua FEB Berkebun adalah mengolah limbah air wudhu dari Masjid Nuruzzaman agar dapat dipergunakan untuk menyiram tanaman yang ada di FEB.

“Untuk mewujudkan rencana ini, tim FEB Berkebun telah melakukan studi banding ke wisata Jambangan untuk mengetahui pemrosesan pengolahan limbah dan sampah serta pengelolaan lingkungan hijaunya,” kata Muryani.

lingkungan
Penanaman bibit tanaman produktif di taman dekanat FEB, Dr Muryani memberikan komando kepada Tim FEB Berkebun. (Foto: Unair News)

Setiap hari Jumat FEB Berkebun bersama dengan BEM dan BSO di FEB melaksanakan gerakan FEB Bersih dengan membersihkan lingkungan kampus khususnya Griya Krida Mahasiswa yang menjadi tempat kumpul mahasiswa FEB.

Farikha Hanum Noveria, Ketua FEB Berkebun, berharap semua mahasiswa FEB dapat berkoordinasi demi menjaga kebersihan lingkungan kampus. Ia juga mengharapkan agar mahasiswa FEB bergabung dengan FEB Berkebun untuk menciptakan lingkungan yang bersih, asri dan lebih nyaman.

Setiap minggunya, FEB Berkebun tak hanya menanam dan memantau tanaman, tetapi juga berdiskusi mengenai program-program mereka.

“Hal itu dilakukan agar wawasan tim FEB Berkebun tentang lingkungan juga meningkat,” kata Farikha.

Kegiatan yang FEB Berkebun memperoleh sambutan hangat dari Kepala Sarana dan Prasarana FEB, Ngarbani. Menurutnya, kegiatan itu membantu menghijaukan lingkungan kampus yang dihuni sepertiga jumlah mahasiswa UNAIR.

“Saya berharap ke depannya, FEB Berkebun akan merencanakan pengolahan limbah kering dan basah FEB sehingga visi untuk menjadi ecocampus terwujud,” tutur Ngarbani.

Berbagai kegiatan yang sedang dilaksanakan dan direncanakan FEB Berkebun bertujuan untuk meningkatkan peran mahasiswa dalam menjaga kehijauan dan keasrian, serta memperluas pengetahuan tentang penghijauan.

Let’s save our environment! (din/dss)

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Replay

Close Menu