surabayapunya
Buku Surabaya Punya Cerita Volume 21/2.
ShareShare on FacebookTweet about this on TwitterEmail this to someone
image_pdfimage_print

Dhahana Adi Pungkas alias Ipung, alumnus Sosiologi FISIP Unair, memiliki kecintaan yang luar biasa pada Surabaya. Maka itu, pada 2013 lalu, dia menerbitkan buku berjudul Surabaya Punya Cerita Volume 1. Tak sampai di situ, pada November lalu, lelaki yang betah melek ini meluncurkan “penurus” buku tersebut. Judulnya, Surabaya Punya Cerita Volume 21/2.

Mungkin akan ada pertanyaan, mengapa volume 21/2 ? Padahal, buku sebelumnya, volume 1. Ternyata, ini hanya upaya Ipung membuat pembeda dengan buku-buku yang lain. Jadi, setelah volume 1, tidak harus volume 2, kan? Ipung ingin membuat sekuel yang segar dan lain dari yang lain.

BACA JUGA:  Alumni FK UNAIR Bertekad Membangun Rumah Sakit Terapung

ipung
Dhahana Adi Pungkas. (Foto: tribunnews.com)

“Sejarah dan cerita tentang kota harus dikemas dengan baik. Tujuannya, jangan sampai orang menjadi jenuh dan malas untuk memahami topik ini,” papar Ipung.

Dua buku Ipung itu bercerita tentang seluk-beluk Surabaya. Dari A sampai Z. Dia berharap, beberapa waktu ke depan, dapat membuat lanjutan dari buku terakhir. Dalam buku Surabaya Punya Cerita Volume 21/2 , terdapat mini biografi Iqbal Rais. Salah seorang sineas muda asal Surabaya yang telah meninggal dunia. Iqbal, kata Ipung, merupakan sosok yang turut menginspirasi kawan-kawan di UKM Sinematografi Unair saat ini.

ShareShare on FacebookTweet about this on TwitterEmail this to someone