Pejabat Dekanat Baru Harus Dongkrak Jumlah Doktor

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Foto-dekanat-baru
Foto: UnairNews.com

Rektor Universitas Airlangga, Prof. Dr. M. Nasih, SE.,MT.,Ak., didampingi dengan Ketua Senat Akademik UNAIR Prof. Dr. Muhammad Amin, dr., Sp.P(K), Wakil Rektor III, dan Wakil Rektor IV UNAIR, melantik pejabat fakultas periode 2015-2020, Jumat (6/11). Bertempat di Aula Garuda Mukti Kantor Manajemen UNAIR, pelantikan pejabat fakultas dihadiri oleh jajaran dekanat periode 2010-2015, perwakilan IKA UA, para direktur, dan pimpinan unit kerja.

Pada pelantikan pejabat fakultas periode 2015-2020 ini, Rektor UNAIR melantik 14 dekan, 1 direktur sekolah pascasarjana, 39 wakil dekan, 2 wakil direktur, dan 3 pelaksana tugas wakil dekan. Pengangkatan pemimpin fakultas mengacu pada Keputusan Rektor UNAIR No. 1732/UN3/2015 tanggal 4 November 2015. Sedangkan, pengangkatan wakil dekan dan wakil direktur mengacu pada Keputusan Rektor UNAIR No. 1733/UN3/2015, tanggal 5 November 2015.

Secara simbolis, serah terima jabatan pejabat dekanat diwakili oleh penyerahan kalung gordon berwarna perak Dekan Fakultas Kedokteran UNAIR periode 2010-2015 Prof. Dr. Agung Pranoto, dr., M.Sc., Sp.PD-K-EMD kepada Dekan FK UNAIR periode 2015-2020 Prof. Dr. dr. Soetojo, Sp.U. Selain pejabat FK UNAIR, serah terima jabatan juga turut diwakili oleh Dekan FIB UNAIR periode 2010-2015 kepada Dekan FIB UNAIR periode 2015-2020.

Dalam sambutannya, Prof. Nasih mengingatkan para pejabat fakultas baru terhadap tugas akademik yang diemban UNAIR ke depan. Setidaknya, ada lima tantangan yang disampaikan oleh Rektor UNAIR kepada para pejabat fakultas baru. Pertama, 80% program studi di UNAIR harus terakreditasi A pada tahun 2017. Kedua, 15-20% program studi yang telah terakreditasi A, harus sudah memiliki akreditasi dari lembaga internasional.

Ketiga, sekurang-kurangnya pada tahun 2017, jumlah publikasi jurnal internasional yang terindeks Scopus harus sudah berjumlah 300 artikel. Keempat, meningkatkan jumlah doktor atau sekitar 40% dari jumlah dosen. Kelima, meningkatkan jumlah profesor atau sekitar 20% dari jumlah dosen.

“Kita harus menyelesaikan tugas-tugas berat. Tugas itu tidak mungkin dicapai bila sendirian. Kita kerjakan tugas-tugas itu secara terorganisir,” tutur Rektor UNAIR.

Guru Besar bidang Akuntansi pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNAIR itu juga menyampaikan agar para pejabat fakultas baru tetap melanjutkan estafet pembangunan dari pejabat fakultas lama.

“Masing-masing fakultas masih ada yang harus dilanjutkan terkait reposisi. Misalnya, sekarang lagi digodok kurikulum baru di FK UNAIR. Demikian juga di fakultas lain. UNAIR juga sedang memiliki PR (pekerjaan rumah) fisik berupa pembangunan gedung oleh FEB, Fakultas Farmasi, Fakultas Kedokteran Hewan, dan Fakultas Perikanan dan Kelautan. Ke depan, harap dijaga keberlangsungannya,” tutur Prof. Nasih.

Atas titah dari Rektor UNAIR, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UNAIR 2015-2020, Dr. Falih Suaedi, Drs., M.Si, menyampaikan bahwa FISIP UNAIR telah memiliki basis yang kuat untuk melaksanakan tantangan dari Rektor UNAIR.

“Konsekuensi logis dari perguruan tinggi sekarang adalah memperoleh pengakuan nasional dan internasional. Salah satu indikator adalah jurnal yang terakreditasi. Dulu, FISIP hanya menerbitkan 7 jurnal per tahun. Sekarang, sudah mencapai 43 jurnal. Selain itu, 6 dari 7 program studi di FISIP sudah terakreditas A. FISIP sudah memiliki basis yang kuat dan tinggal mengeskalasi saja,” tutur Falih.

Dekan FK UNAIR periode 2015-2020, Prof. Soetojo, mengatakan akan memperbanyak mahasiswa dan pengajar untuk mengenyam pendidikan di luar negeri.

“UNAIR dicanangkan oleh Menristek untuk masuk 500 dunia pada tahun 2019. Kita siap karena FK UNAIR memiliki potensi terbesar untuk itu. Kita harus meningkatkan penelitian dan publikasi agar sitasi juga meningkat. Selain itu, kita juga harus banyak mengirimkan mahasiswa maupun dosen untuk belajar di luar negeri,” tutur Prof. Soetojo.

Dari 15 pemimpin fakultas, ada 3 dekan lama yang tetap menempati posisi sebagai dekan baru, yaitu Dekan Fakultas Sains dan Teknologi Prof. Drs. Win Darmanto, M.Si., Ph.D, Dekan Fakultas Farmasi Dr. Umi Athiyah, Dra., MS., Apt, dan Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Prof. Dr. Tri Martiana, dr., MS. (dss)

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu