beasiswa
Foto: kiplinger.com
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

SURABAYA – Di artikel yang lain, UnairNews sudah sempat membahas tentang sejumlah manfaat bila kita aktif dalam komunitas/organisasi/perkumpulan. Manfaat tersebut antara lain, sebagai ajang silaturahmi, gudang ilmu, tempat belajar menerima perbedaan, mengasah jiwa kepemimpinan, memperluas jaringan informasi dan jalan pelancar jodoh.

Tentu, masih banyak keuntungan lain yang dapat diperoleh dari berorganisasi. Alumnus Universitas Airlangga (Unair) yang saat ini sedang melanjutkan studi di The University of Edinburgh Agie Nugroho memastikan hal itu.

Sarjana Ilmu Administrasi Negara itu menuturkan, aktif berorganisasi bakal mendongkrak rasa percaya diri. Baik saat bersosialisasi di masyarakat, maupun ketika melamar pekerjaan. Individu dilatih untuk berani tampil, mengemukakan pendapat di muka umum, dan menjalankan kerja tim.

“Kapasitas soft skill pasti meningkat. Kita jadi paham seluk beluk public speaking, handling complain, dan mengerti persoalan administrasi serta birokrasi,” kata lelaki yang tengah menempuh studi di bidang Public Policy tersebut.

Yang lebih menarik, peluang untuk mendapatkan beasiswa atau kesempatan ikut pertukaran pelajar/mahasiswa juga lebih besar. Sebab, pengalaman berorganisasi kerap menjadi nilai tambah bagi calon pelamar. Agie sendiri berangkat ke Edinburgh berkat beasiswa.

Selama kuliah, Agie mengaku ikut beragam organisasi. Mulai BEM FISIP Unair, Purna Caraka Muda Indonesia, Sobat Bumi, hingga komunitas sosial Sego Bungkusan. Dia juga pernah mendapat kesempatan menjadi peserta pertukaran pelajaran ke Jepang dan berkonferensi di Taiwan.

“Kita akan memiliki jaringan yang luas. Kawan-kawan kita menjadi banyak. Tidak hanya di lingkup nasional. Bahkan, di level internasional,” kata pemuda yang pernah bekerja part time di Deteksi Jawa Pos tersebut.

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone