taman
Foto: arkasala.com
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

Di area kampus C Universitas Airlangga (Unair), tepatnya di depan gedung rektorat, terdapat pekarangan taman dan danau (kolam konservasi) yang cukup luas. Tiap hari, banyak orang yang berkunjung ke sana. Baik sekadar untuk jalan-jalan, jogging, atau foto-foto.

Ada banyak alasan kenapa taman dan danau ini begitu favorit. Bukan hanya disukai warga kampus. Namun juga, masyarakat yang tinggal di seputar Mulyorejo. Tak hanya pemuda, yang sudah senior pun suka. Bahkan, tak sedikit orang tua yang mengajak anak-anak berkunjung ke sana.

Berikut tiga dari banyak alasan yang dimaksud.

taman
Foto: Ki Suki

1. Area jogging dengan udara segar

Coba datang ke tempat ini pagi dan sore. Bisa dipastikan, akan terlihat orang-orang yang jalan santai maupun jogging. Pepohonan yang lumayan rindang telah membuat area ini memiliki kadar oksigen yang baik. Pas untuk berolahraga. Kadang kala, saat akhir pekan, terdapat kelompok senam yang menjadikan lokasi ini spot merenggangkan dan menguatkan otot. Satu dua tiga. Satu dua tiga. Gerak kanan, gerak kiri…

taman
Foto: kacrak.wordpress.com

2. Bermain dengan binatang

Kurang apa lagi, coba. Danaunya dipenuhi ikan. Juga, menjadi habitat sekelompok angsa yang hobi berenang. Pada Minggu (13/12/2015) lalu, dilaksanakan panen ikan akbar. Kegiatan itu sekaligus menandai penutupan peringatan Dies Natalis Unair yang ke-61. Dari kolam konservasi seluas dua hektare tersebut, sebanyak 4 ton ikan berhasil dijaring.

Ikan-ikan itu dibagikan ke civitas akademika plus masyarakat umum. Rektor Unair M. Nasih mengatakan, acara ini sebagai bentuk rasa syukur Unair. “Capaian kami tidak terlepas dari peran serta masyarakat. Maka, apa yang kita miliki, kita bagi dengan warga,” papar rektor.

Sementara itu, Kustiawan Tri Pursetyo, S.Pi, M.Vet, dosen Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) Unair mengatakan, acara panen ikan yang ketiga ini akan dilanjutkan setiap dua tahun sekali. Setelah dipanen, benih ikan baru ditebar lagi oleh mahasiswa FPK. Kustiawan juga mengatakan bahwa acara ini ditujukan untuk mengajak masyarakat gemar makan ikan.

Kalau bibit ikan sudah membesar, masyarakat bisa iseng-iseng memberi makan mereka kalau lagi duduk-duduk santai di pinggir kolam. Tapi, ya itu, hati-hati kalau tiba-tiba ada angsa mendekat. Spesies ini cenderung hobi nyosor.

taman
Foto: UnairNews.com

3. Spot simbolik untuk foto-foto

Setidaknya ada tiga spot yang bisa dipakai sebagai background foto di lokasi tersebut. Ketiganya memiliki simbol Unair yang kuat. Bisa juga dibilang, tetenger kampus.

Pertama, di jembatan yang ada di atas danau. Jembatan itu benar-benar artistik dan enak dipandang. Asyik benar bila berkesempatan berfoto di sana. Kalau kamu mahasiswa Unair, atau mahasiswa kampus lain yang sedang berkunjung ke Unair, kurang afdol kalau belum berfoto di sana. Foto bersama kawan-kawan di jembatan itu bisa menjadi kenangan yang indah saat dilihat lima atau sepuluh tahun mendatang. Pastikan, foto tersebut tersimpan di akun media sosialmu.

Kedua, di depan rektorat Unair. Di sana, ada tulisan besar Universitas Airlangga. Umumnya, sekelompok mahasiswa yang baru foto ijazah di gedung rektoraat, akan memilih berfoto dengan latar belakang tulisan yang ada di tembok bagian depan sebelah atas rektorat. Sekadar penanda, bahwa mereka pernah ke rektorat. Lebih-lebih, untuk mahasiswa yang kuliahnya di kampus A dan B.

Ketiga, di sekitar tembok panjang bertuliskan “Universitas Airlangga kampus C Mulyorejo Surabaya” yang ada di sekitar sebelah barat daya pekarangan Rektorat. Lokasinya ada di pojok taman kolam konservasi, agak dekat dengan jalan raya. Selain tulisan tersebut, terdapat patung yang modelnya serupa dengan logo kampus. Ya, logo kampus yang umumnya dipakai sebagai gambar sampul depan skripsi, tesis, maupun disertasi. Logo yang legendaris. Ckckckck.

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone